Nama : Salia Putri
NPM : 16212792
Kelas : 4EA12
Mata Kuliah : Bahasa Inggris Bisnis 2 #
Tugas : Simple Past & Present Perfect Tense
THE KEY TO HIGH PRODUCTIVITY IS ENERGY MANAGEMENT
Nama : Salia Putri
NPM : 16212792
Kelas : 4EA12
Mata Kuliah : Bahasa Inggris Bisnis 2#
Tugas :Subject-Verb Agreement dan Error Analysis
SOAL SUBJECT-VERB AGREEMENT
SOAL ERROR ANALYSIS
(-)Correct: A plumber fixes your plumbs and kitchen sinks while a janitor cleans schools, offices stores and other business places.
(-)Correct : There are two big Japanese motorcycles in the parking area. Mine is the one which has a sticker on a tank. It’s easy to identify.
(-)Correct : A doctor should wear a full handed white and coloured apron to treat the patient.
(-)Correct : Opposite to the Gambir Station, you will find the old “Monas Square” and the statue of R.A Kartini.
(-)Correct : The Sony camrecorder demo was fun and impressive, but it is not as good as Microsoftt’s.
(-)Correct : Recently, the work has been being done by John M. Rayyan.
(-)Correct : By the end of this week, my father will arrive from united states.
(-)Correct Nur : Which sports do you play? Abdi : I prefer playing badminton to others.
(-)Correct Waiter : Would you like to have cold drink, sir? Customer : No, I don’t think so. I’d rather have a hot one. A cup coffee would be fine.
(-)Correct Fadil : Look at my new ring. Isn’t it cool? Putri : Yeah, I absolutely agree with you. It perfectly matches with your finger.
(-)Correct : Even though my aunt lost the beauty contest, she is still the prettiest of all the other contestants.
(-)Correct : My handbag is a rectangular black leather bag with a long tubular strap of the same material. The bag is about 18” x 12” in size with three compartments. The compartment which a zip is in the centre one.
(-)Correct : The little girl spoke so quietly that I could hardly hear her.
(-)Correct : Each driver should check the oil level in his or her car every three months.
(-)Correct : She and I have been good friends now for many years.
Sebelum menjelaskan macam-macam kutipan, disini terdapat pengertian dari kutipan. Kutipan adalah salinan kalimat,paragraph,atau pendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,baik yang terdapat dalam buku,jurnal,baik yang melalui media cetak maupun elektronik.menurut kamus besar bahasa Indonesia,mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya.mengutip itu berbeda dengan plagiat.plagiat adalah mengambul karangan karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri.
Jenis-jenis Kutipan
Pada umumnya kutipan dapat dibedakan mmenjadi 2 macam, yaitu:
Kutipan Langsung (Direct Quotation) adalah kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, kata-kata yang digunakan sama seperti bahan aslinya.
Kutipan langsung biasanya digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
Kutipan langsung dibagi menjadi 2,yaitu:
Adalah kutipan langsung yang panjangnya tidak melebihi tiga baris ketikan. Kutipan yang demikian dimasukkan dalam teks dengan memberikan tanda petik dyantara bahan yang dikutip. Kalau kutipan itu perlu dihilangkan beberapa kata atau bagian dari kalimat, maka pada awal kalimat diberi titik tiga buah.
Adalah kutipan langsung yang panjangnya lebih dari tiga baris ketikkan. Kutipan tersebut diberi tempat sendiri, dalam alinea baru yang berdiri sendiri, diketik dengan satu spasi, dan lebar jorokkan kedalam dan kalimat pertama adalah tujuh ketukan huruf dari garis tepi yang baru, sedangkan baris kedua dan seterusnya dimulai sesudah dua ketukan huruf dari garis tepi kiri, serta tidak ditulis antara tanda petik.
Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak persis sama seperti bahan aslinya. Kutipan ini merupakan suatu ketikan pokok-pokok pikiran atau ringkasan kesimpulan menurut jalan pikiran dan bahasa pengutip sendiri. Kutipan ini tidak dituliskkan diantara tanda petik, melainkan langsung dimasukkan dalam kalimat atau alinea.
Kutipan tidak langsung dibedekkan mennjadi dua, yaitu:
adalah kutipan tidak langsung yang terdiri darisatu alinea atau kurang.
adalah kutipan tidak langsung yang terdiri lebih dari satu alinea.
Contoh-contoh Kutipan:
Kutipan Langsung
Kutipan Tidak Langsung
BAHASA INDONESIA 2
“Makalah Tentang Langkah-langkah dan Urutan Karya Ilmiah”
Salia Putri
16212792
3EA12
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015
BAB I
PENDAHULUAN
Karya ilmiah adalah suatu karya dalam bidang ilmu pengetahuan (science) dan teknologi yang berbentuk ilmiah. Suatu karya dapat dikatakan ilmiah apabila proses perwujudannya lewat metode ilmiah. Jonnes (1960) memberikan ketentuan ilmiah, antara lain dengan sifat fakta yang disajikan dan metode penulisannya.
Bila fakta yang disajikan berupa fakta umum yang obyektif dan dapat dibuktikan benar tidaknya serta ditulis secara ilmiah, yaitu menurut prosedur penulisan ilmiah, maka karya tulis tersebut dapat dikategorikan karya ilmiah, sedangkan bilamana fakta yang disajikan berupa fakta pribadi yang subyektif dan tidak dapat dibuktikan secara benar tidaknya serta tidak ditulis secara imiah,karya tulis tersebut termasuk karya tulis non ilmiah.
Dari latar belakang diatas, dapat disimpulkan rumusan permasalahan yaitu:
Berdasarkan rumusan masalah, maka adapun tujuan penulisan, yaitu:
Adapun manfaat dari penulisan makalah ini yaitu:
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian karya ilmiah menurut Eko Susilo, M. 1995:11, suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya / keilmiahannya.
Berikut langkah-langkah dalam penyusunan karya ilmiah:
Pengertian topic dan tema sering dikacaukan. Wahab (1994:4) menyebutkan bahwa yang dimaksud topic adalah bidang medan atau lapangan masalah yang akan digarap dalam karya tulis atau penelitian. Sementara itu, tema diartika sebagai pernyataan sentral atau pernyataan inti tentang topic yang akan ditulis. Topic yang memang masih terlalu luas harus dibatasi menjadi sebuah tema.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan topic adalah hal berikut.
Cara yang mudah untuk mencari topic adalah dengan membaca secara cepat berbagai sumber informasi, khususnya tentang pendidikan. Hal ini bertujuan antara lain:
Selanjutnya penulis perlu membatasi topic. Karena itu, penulis hendaknya:
Selain itu, Wahab (1994:1-2) menyebutkan 3 hal yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topic.
Selain ketiga hal itu, latar belakang pengetahuan penulis terhadap topic yang dipilihnya juga sangat berperan. Dalam pemilihan suatu topic, penulis harus memperhatikan 3 kriteria berikut ini:
Setiap topic atau masalah yang dibahas dalam penelitian harus layak. Dalam hal ini, kelayakan suatu masalah penelitian berkaitan dengan banyak faktor. Faktor itu antara lain sebagai berikut.
setelah memilih topic dan menentukan tema penulisan, penulis mulai mengumpulkan bahan. Bahan bisa didaptkan dari berbagai media cetak maupun elektronika. Bahan-bahan tersebut dikumpulkan terutama yang relevan dengan topic dan tema yang akan ditulis. Pemilihan bahan yang relevan ini bisa dengan cara membaca atau mempelajaro bahan secara sepintas serta menilai kualitas isi bahan. Bahan yang sudah terkumpul tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperkaya pengetahuan penulis dan sebagai landasan teoritis dari karya tulis tersebut.
Setelah memilih topic dan menentukan tema penulisan, serta mengumpulkan bahan yang relevan, penulis mulai merencanakan susunan kerangka penulisan. Wahab (1994:29) menyebutkan 3 alasan penulis perlu menyusun kerangka penulisan. 3 alasan tersebut adalah:
Setelah kerangka penulisan karya imiah tersusun, langkah selanjutnya yang dilakukan penulis adalah mengembangkan kerangka penulisan karya ilmiah tersebut menjadi paragraf-paragraf pengembangan. Pengembangan sebuah paragraf harus memperhatikan hal-hal berikut ini.
Setelah kerangka dikembangkan menjadi beberapa paragraf dengan memperhatikan beberapa hal dalam pengembangannya, kegiatan berikutnya adalah penyuntingan. Penyuntingan ini dapat dilakukan oleh penulis itu sendiri, dapat juga dengan bantuan orang lain. Proses penyuntingan ini meliputi beberapa unsur, yaitu:
Setelah melalui proses penyuntingan ini, penulis mulai merevisi karya tulisnya. Pada akhirnya, draf final karya tulis ilmiah tersebut dapat disusun dan dipublikasikan.
Penyusunan karya ilmiah mempunyai urutan yaitu:
Isi dari BAB I atau Pendahuluan adalah:
Isi dari BAB II atau Tinjauan Pustaka adalah teori-teori atau penulisan yang berkaitan dan berguna sebagai penunjang penulisan karya ilmiah yang terkait dengan judul dari penelitian yang dibuat.
Isi BAB III atau Pembahasan adalah jawaban atas perumusan masalah yang ditinjau berdasarkan tinjauan pustaka dan latar belakang belakang penelitian.
Isi BAB IV atau Penutup adalah:
Isi Biodata Penulis:
BAB III
PENUTUP
Disemua uraian penutup yang dimuat dalam makalah ini, terdapat beberapa hal yang harus dicermati. Pertama, sebuah karya ilmiah sebagaimana dalam makalah ini adalah suatu pemikiran yang utuh. Karya tersebut merupakan sebuah gagasan lengkap, yang mungkin sangat rumit atau sederhana saja. Dalam menulis karya ilmiah, seorang penulis diharapkan mampu untuk mengkomunikasikan temuan atau gagasan ilmiahnya secara lengkap agar mudah dipahami. Kedua, menulis karya ilmiah berbeda dengan karya imajinatif. Persiapan yang seksama dan pemikiran yang matang dan runtut perlu diperhatikan. Ketiga, dalam menyampaikan pemikirannya, penulis tidak mungkin mengabaikan perkembangan yang terjadi di sekitarnya, khususnya yang terjadi dalam bidang keilmuannya sendiri. Keempat, sarana utama dalam menyusun dan menyampaikan pemikiran adalah bahasa. Bahasa sebuah system komunikasi memiliki aturan-aturan sendiri sekalipun system itu terus berkembang. Terakhir, adalah masalah tanggung jawab, sekalipun kata ini tidak banyak bermunculan dalam buku ini, tulisan-tulisan yang ada mengajak pembaca untuk menyadari bahwa seorang penulis mempunyai berbagai tanggung jawab. Dalam menulis kerangka tulisan ilmiah yang perlu diperhatikan adalah bagian-bagian dalam tulisan ilmiah, terutama dalam jurnal imliah antara lain, judul tulisan, nama dan alamat penulis, abstrak, kata pengantar, permasalahan penelitian, bahan dan cara penelitian, hasil pembahasan, kesimpulan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka.
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu
Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah kepada kita semua, sehingga berkat karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah mengenai"Negara-negara yang Menganut Ekonomi Sosialis atau Liberal". Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Perekonomian Indonesia di Universitas Gunadarma.
Dalam penulisan makalah ini, saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya teman-teman yang telah membantu dalam memberikan informasi untuk tugas makalah ini sehingga selesai tepat waktu. Dan tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Irwandaru Dananjaya selaku dosen pembimbing mata kuliah Bahasa Indonesia.
Saya sadar makalah ini masih jauh dari sempurna, maka saya mohon kritik dan saran dari para pembaca supaya dikemudian hari saya dapat membuat makalah yang lebih baik. Saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis sendiri maupun untuk para pembaca pada umumnya.
Depok, 17 April 2015
Penulis
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA VARIO DI DEPOK
Salia Putri
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma, Depok, Indonesia
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi sangatlah penting. Salah satu pilihan sarana angkutan darat yaitu sepeda motor yang merupakan sarana paling diminati. Selain itu pula, sarana transportasi ini praktis dan lincah sehingga dapat mempercepat jarak tempuh untuk melewati kemacetan disetiap perjalanan. Honda Vario merupakan skutermatik pertama yang diproduksi Honda dengan beberapa keunggulan yang belum dimiliki kompetitor merek lain seperti kunci pengaman ganda dan system bahan bakar injeksi. Adanya berbagai kelebihan Honda Vario, ternyata tidak diikuti oleh perkembangan penjualan di pasaran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas produk (X1), harga (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) sepeda motor Honda Vario di Depok. Lokasi dalam penelitian ini di Kota Depok, karena sebagian besar masyarakat Kota Depok memiliki sepeda motor berbagai merek terutama Honda Vario. Sedangkan obyek yang dipilih adalah responden yang menggunakan sepeda motor Honda Vario.
Dalam penelitian ini, Sampel yang digunakan adalah sebagian pengguna sepeda motor Honda Vario di Kota Depok sebanyak 100 orang. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Teknik atau metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebar kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda.
Kata Kunci: Kualitas Produk, Harga, Keputusan Pembelian
PENDAHULUAN
Saat ini, sepeda motor tidaklah sulit untuk dimiliki karena masyarakat dapat memperolehnya dengan cara kredit atau tunai. Kemudahan memperoleh sepeda motor serta perilaku masyarakat yang cenderung konsumtif menambah jumlah pengguna sepeda motor dari waktu ke waktu. Persaingan yang semakin ketat membuat produsen sepeda motor berlomba-lomba menciptakan inovasi baru dan aneka jenis varian sepeda motor guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi, sehingga dimasa kini terdapat berbagai jenis sepeda motor dan merek yang bermunculan.
Tidak ingin kalah saing dengan produsen lain ditengah persaingan produk sepeda motor bertransmisi otomatis yang semakin kompetitif dari waktu ke waktu, Honda mengeluarkan produk dengan segmen skutermatik untuk memuaskan konsumen yaitu Honda Vario yang merupakan produk sepeda motor skutermatik yang mengutamakan kepraktisan serta dilengkapi dengan teknologi dari segi keamanan, disamping itu juga dirkenal sebagai motor matik yang memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien.
Lokasi dalam penelitian ini di Kota Depok, karena sebagian besar masyarakat Kota Depok memiliki sepeda motor berbagai merek terutama Honda Vario. Sedangkan obyek yang dipilih adalah responden yang menggunakan sepeda motor Honda Vario. Dengan mengambil obyek responden yang menggunakan sepeda motor Honda Vario di Kota Depok, maka hasil penelitian ini dapat mewakili keseluruhan konsumen pengguna skutermatik merek Honda Vario di tempat lain atau hasil penelitian ini dapat digeneralisir.
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Produk
Produk adalah sesuatuyang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dipakai, dimiliki,atau dikonsumsikan sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Produk juga dapat diartikan sekelompok sifat-sifat yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) didalamnya sudah tercakup warna, harga, kemasan, prestise pabrik, prestise pengecer dan pelayanan yang diberikan produsen dan pengecer yang dapat diterima oleh pelanggan sebagai kepuasan yang dapat ditawarkan terhadap keinginan atau kebutuhan-kebutuhan pelanggan.
Kualitas Produk
Kualitas produk adalah suatu kondisi dinamis yang saling berhubungan meskipun dapat memiliki definisi yang berbeda tetapi produk pada intinya memiliki suatu spesifikasi terhadap suatu barang dan/ atau jasa yang dapat menimbulkan kepuasan yang memenuhi atau melebihi harapan bagi konsumen yang menggunakannya. Dimensi kualitas produk menurut Fandy Tjiptono (2002:25) mengenukakan, bahwa kualitas produk memiliki beberapa dimensi antara lain :
Pengertian Harga
Harga merupakan komponen yang berpengaruh langsung terhadap laba perusahaan. Secara tidak langsung, harga mempengaruhi biaya, karena kuantitas yang terjual terpengaruh pada biaya yang ditimbulkan dalam kaitannya dengan efesiensi produksi. Harga sering kali digunakan sebagai indicator nilai bilamana harga tersebut dihubungkan dengan manfaat yang dirasakan atas suatu barang atau jasa. Disamping itu harga merupakan unsur yang bersifat flesibel, yang artinya dapat diubah dengan cepat. dimensi harga terdiri atas :
Keputusan Pembelian
Pengertian keputusan adalah reaksi terhadap beberapa solusi alternatif yang dilakukan secara sadar dengan cara menganalisa kemungkinan dari alternatif tersebut bersama konsekuensinya. Menurut Agustina (2003: 6): “Keputusan adalah pilihan di antara alternatif-alternatif”. Definisi ini mengandung tiga pengertian, yaitu adalah pilihan atas dasar logika atau pertimbangan, ada beberapa alternatif yang harus dipilih dari salah satu yang terbaik, dan ada tujuan yang ingin dicapai dan keputusan itu makin mendekatkan pada tujuan tersebut.
METODE PENELITIAN
Populasi
Populasi adalah keseluruhan kelompok orang, kejadian, atau hal lain yang ingin diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor Honda Vario di Kota Depok.
Sampel
Sampel adalah proses memilih sejumlah elemen secukupnya dari populasi, sehingga peelitian terhadap sampel dan pemahaman tentang sifat atau karakteristik tersebut pada elemen populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pengguna sepeda motor Honda Vario di Kota Depok sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode non probability sampling dengan teknik convenience sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan sampling secara kebetulan, yang dianggap sebagai anggota sampel adalah orang-orang yang mudah ditemui atau yang berada pada waktu yang tepat, serta mudah dijangkau.
Uji Validitas dan Uji Reliabilitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah (valid) atau andal (reliabel) suatu kuesioner. Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu intrumen dalam mengukur apa yang ingin diukur. Uji validitas digunakan untuk mengukur ketepatan suatu item dalam kuesioner atau skala, apakah item-item pada kuesioner tersebut sudah tepat dalam mengukur apa yang ingin diukur.
Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Jawaban responden terhadap pertanyaan ini dikatakan reliabel jika masing-masing pertanyaan dijawab secara konsisten atau jawaban tidak boleh acak oleh karena masing-masing pertanyaan hendak mengukur hal yang sama. Jika jawaban terhadap indicator ini acak, maka dapat dikatakan bahwa tidak reliabel (Ghozali,2011:48).
Regresi Linier Berganda
Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji pengaruh simultan dari beberapa variabel bebas terhadap satu variabel terikat atau menguji pengaruh berapa banyak varians dalam variabel terikat yang dijelaskan oleh sekelompok predictor (Sekaran,2006:299).
Uji Koefisien Determinasi
Uji Koefisien Determinasi (R2) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai R2 yang semakin mendekati 1, berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel independen. Koefisien determinasi yang digunakan adalah nilai Adjusted R Square karena lebih dapat dipercaya dalam mengevaluasi model regresi.
Uji t
Uji t ini digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen. Dalam penelitian ini uji t dilakukan dengan melihat nilai signifikansi pada masing-masing variabel independen.
Uji F
Uji ini digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan rata-rata untuk lebih dari dua kelompok sampel yang tidak berhubungan. Jika ada perbedaan, dapat diketahui rata-rata variabel manakah yang lebih tinggi. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio. Uji F ini digunakan untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruh variabel-variabel independen secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel dependen.